Kamis, 12 Februari 2009

Sebuah Catatan kehidupan

Semakin panjang usia kita, semakin panjang pula catatan pengalaman hidup
kita. Bagi mereka yang mau memetik pelajaran dari pengalamannya, maka
pengalaman jadi kekayaan yang unik baginya. Usia membawanya pada kebajikan.
Sedangkan bagi mereka yang acuh, pengalaman tak lebih dari goresan di atas
pasir pantai. Usia tak menjamin apa-apa selain ketuaan baginya.

Meski kita sama-sama dinaungi oleh langit yang sama; meski kita sama-sama
diterangi oleh cahya matahari yang sama; meski kita sama-sama digelapi oleh
malam yang sama, namun kita tak pernah sama dalam mencerap semua itu. Kita
melihat cakrawala dari ketinggian yang berbeda. Kita melangkah di jalan
setapak dengan bobot yang berbeda.


Kita mengisi ruang dan waktu ini dengan besar tubuh yang berbeda pula.
Maka, meski kita lahir di bumi yang satu, namun kita hidup di dunia yang
berbeda-beda. Kita mempunyai sidik dunia pikiran yang tak sama bagi setiap
orang. Keunikan itu takkan banyak berarti bila tak menjadi kekayaan bagi
kita. Dan, kekayaan itu tak banyak bermakna bila tak membuat diri kita
semakin bijak bestari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar